Refleksi Pribadi Gabrielle Mattea Zaviera XIIF/16

Jumat, 31 Oktober 2025

Ini adalah hari pertama kami script reading. Saya mendapat peran sebagai orang kusta. Dan karena hari pertama, saya masih agak kaku untuk membaca dialog. Lalu, saya dan teman yang berperan lainnya juga mencoba sedikit acting. Saya belum pernah ada pengalaman untuk acting yang benar benar acting, di hari itu saya masih merasa agak canggung untuk mencoba dialog dan acting.

Selasa, 09 Desember 2025

Setelah melewati ujian, saya dan teman teman kelas kembali berlatih. Hari ini saya berlatih flashmob dan juga choir. Saat latihan flashmob, saya agak lupa dengan gerakannya, karena saya baru berlatih 2x. Lalu berlanjut latihan choir dengan lagu THE PRAYER. Agak unfamiliar sama lagunya karena emang belum pernah denger, tapi saya berlatih menyanyi beberapa lirik.

 

Senin, 15 Desember 2025

Hari ini jadwalnya kelas saya untuk latihan di bangsal dan dilihat oleh para guru. Saya harus datang pagi, karena latihan di bangsalnya dijadwalkan jam pertama. Ada rasa degdegan, karena dilihat oleh beberapa guru tapi saya juga harus berusaha menampilkan yang terbaik dari latihan sebelummya. Setelah mendapat evaluasi, ternyata terdapat saran dari guru yang membuat skrip nya perlu dirombak. Saya melihat ekspresi teman kelas yang agak kaget, tapi karena Bu List sudah pernah mengatakan bahwa kritikan dan saran dari guru memang ada dan diperlukan untuk kita bisa menampilkan yang lebih baik lagi di hari H.

Setelah latihan di bangsal, saya lanjut foto poster di daerah Barat. Saya harus dimakeupin dulu supaya mirip dengan peran sebagai orang navajo. Cukup lama untuk makeupnya karena harus pakai kostum  juga dan diy kostum. Setelah 1/2 jam, kami foto poster dan itu saat matahari terik. Kami foto di tengah tengah rumput, dan agak was was karena ada orang yang bilang disekitar tempat kami foto ada ular. Tapi kami berusaha menyelesaikan foto itu, sampai akhirnya di kaki saya merasa ada sesuatu yang gatal dan makin perih. Saya langsung cepat lari keluar dari rumput itu dan diikuti teman lain. Akhirnya kami memutuskan foto di pinggir jalan sambil panas panasan.

Senin, 12 Januari 2026

Jadwal latihan hari ini di bangsal. Ini adalah latihan pertama di tahun 2026 setelah terakhir kali latihan bersama guru di bangsal. Terakhir kali, kelas kami merombak skrip sehingga baru sempat berlatih dengan skrip baru di hari ini. Latihan kali ini, saya menjadi orang kusta. Dan saat berlatih scene, kaki saya sempet lecet karena sengaja jatuh dan terseret.

Selasa, 13 Januari 2026

Latihan kedua kali ini yaitu di francis. Kami kembali mengulang latihan kemarin, tetapi lebih memfokuskan pada tiap scene. Sehingga, dapat menampilkan yang lebih detail lagi. Latihan ini juga diawasi oleh Bu Tita, dan Ia sempat memberi masukan supaya penampilan kami lebih baik.

Rabu, 14 Januari 2026

Jadwal hari ketiga berlangsung di vhall. Yah hampir sama dengan latihab sebelumnya, kami mulai berlatih runtrough. Oh dan hari ini juga mulai berlatih untuk flashmob. Karena peran saya sebagai kusta, jadi saya tidak ikut latihan flashmob. Karena bosan, jsdi saya menjalankan peran untuk mendokumentasi. Lanjut, setelah pulang sekolah kami lanjut latihan lagi di kelas. Tapi saya jadi percobaan pertama untuk di makeup sebagai orang kusta. Melihat hasil makeupnya, saya bahkan agak jijik melihatnya. Dan temen2 yang lain juga mengatakan hal yang sama.

Sabtu, 17 Januari 2026

Pagi pagi, saya dan teman lain berangkat ke Kedung Cowek untuk membuat trailer. Sebelum kesana, saya dimakeup menjadi orang kusta dan memakai kostumnya. Pas sampai disana, saya langsung lari ke arah teman disana karena malu dilihat orang dengan baju dan makeup seperti orang kusta. Disana ada banyak ulet jadi setiap kali jalan saya selalu was was takut ada ulet yang tiba tiba naik ke kaki. Bahkan saat lagi perekaman, posisi saya duduk di atas batu batuan dan disitu banyak sekali ulet yang berjalan.

Kamis, 3 Februari 2026

   

hampir 1 bulan di januari ini kami berlatih baik di kelas atau studio. Hingga tiba di H-10, kami berlatih di francis. Kali ini kami runthrough termasuk sound dan lighting. Sebelum runthrough, dimulai dengan latihan flashmob dan juga choir. Kami melakukan latihan seperti biasanya. Di latihan ini, saya merasa waktu berlalu sangat cepat, karena dulu masih H-60, lalu tiba tiba sudah H-10. Dan semua latihan ini menjadi momen yang menyenangkan dan tidak akan saya lupakan bersama teman teman.

Rabu, 11 Februari 2026

Ini menjadi kesempatan terakhir kami untuk berlatih di bangsal, karena hari ini waktunya gladi bersih. Karena kelas kami dijadwalkan jam pertama untuk gladi bersih, dan di gladi bersih ini kami harus mencoba semuanya seolah hari H termasuk makeup, kostum dll. Sehingga kelas kami janjian masuk sekolah jam 5.15. Saya dari rumah berangkat jam 4.45. Saat sampai di sekolah, benar benar gelap dan sepi. Kemudian saya langsung ganti kostum dan di makeup. Hingga pukul 6.30 akhirnya sudah selesai di makeup, tinggal siap siap untuk tampilan nanti.

Masuk ke bangsal, semuanya sudah dipersiapkan termasuk kain kain hitam yang emnutupi pinggir bangsal, dan kursi kursi untuk penonton dan juri. Wah, saya jadi makin degdegan apalagi gladi bersih ini ditonton oleh kelas lain juga dan beberapa guru. Sebelum mulai, saya dan teman teman sempatkan untuk berdoa di backstage supaya semuanya lancar. Tampilan kami dimulai, hingga ditutup dengan choir. Saat bagian choir, saya merasa merinding dengan nyanyiannya. Lalu setelah sampai di sesi foto saya merasa agak lega. Dan saya berpikir, di gladi bersih saya bisa merasa lega apalagi saat hari H nanti.

Jumat, 13 Februari 2026

Adalah hari yang ditunggu tunggu. Hari ini ada mixed feelings yang saya rasakan antara takut, degdegan, senang dan sedih. Takut yang saya rasakan apabila melakukan kesalahan saat di stage. Rasa senang karena merasa lega setelah semua proses yang dilalui dengan rasa lelah dapat terbayar dengan penampilan yang baik. Dan rasa sedih karena projek ini menjadi projek terakhir di sma dan mengingat waktu yang tidak lama lagi untuk hari kelulusan. Di hari itu, saya bersyukur karena mempunyai teman teman yang selalui mendampingi dalam suka dan duka bersama. Kami melalui semuanya secara bersama entah kritik dari guru, hingga lelucon lucu yang kami rasakan bersama. Semua momen yang telah kami lalui lebih dari 2 bulan akhirnya terbayar tuntas dengan penampilan akhir kami. Thankyou for all the moments and struggles we experienced together, F1.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *