
Pagelaran karya XII F adalah pengalaman paling berharga dan tak terlupakan. Saya betul-betul merasakan berproses dalam waktu yang cukup panjang dan bekerja sama dengan satu kelas. Banyak sekali suka dan duka yang dirasakan, mulai dari bentrokan latihan, konflik antar sie, kurangnya komunikasi yang baik, dan lainnya. Tokoh yang diambil untuk pertunjukan kelas adalah Gabriel Manek. Seorang uskup yang hidupnya dipergunakan untuk melayani sesama. Di dalam drama kami menggambarkan seorang uskup yang memberikan pertolongan bagi orang kusta. Dalam kondisi lemah, beliau menyerahkan hidupnya sepenuhnya kepada Yesus dan menerima kehendak Tuhan apabila memang sudah tiba waktunya. Teladan hidup Gabriel Manek menginspirasi saya untuk terus berusaha menjadi pribadi yang peduli, mau berbagi, dan setia melayani sesama dalam kehidupan sehari-hari.
8 Desember 2025
Kami memulai script reading untuk pertama kali. Sebelumnya kami sudah membagi menjadi beberapa sie (script writer, MUA, kostum, perkap, dekor, music, coordinator, director). Sebelumnya team script writer dan director berjuang sampai mendatangi para suster untuk mendapatkan sumber langsung tentang perjalanan hidup Gabriel Manek. Mereka bertukar ide untuk menentukan alur cerita dan akhirnya diberikan pada siswa kelas dan mencoba membaca skrip. Awal-awal masih terkesan kaku, masih banyak yang malu, dan belum mendalami peran. Team script writer mencoba menyampaikan alur cerita secara pelan-pelan agar mudah dimengerti.
15 Desember 2025
Setelah latihan beberapa kali di minggu sebelumnya, pada tanggal ini kami memutuskan untuk foto poster pertama. Saya sebagai koordinator makeup ditugaskan untuk me-makeup para pemeran. Saya mulai membuat moodboard dan saya bagikan untuk anggota MUA. Namun saat hari-h foto kami mendapat kendala. Tempat yang sudah di booking ternyata tak sesuai ekspektasi kami. Tempat berpasir yang kena air hujan. Becek dan banyak rumput tinggi. Akhirnya kami memutuskan untuk foto di depan halaman rumah Tracey (kebetulan rumahnya dekat dengan lokasi awal). Kami mulai foto pagi dan hingga siang belum mendapatkan hasil yang cocok. Matahari semakin terik, kami belum pada makan. Dan akhirnya dapat 1 foto yang lumayan lah, dan kami pulang.
18 Desember 2025
Di tanggal ini kami menampilkan drama di Bangsal dan dinilai oleh guru-guru. Disinilah kami mendapat banyak sekali masukan. Drama XII-F boring, kalian mau nyampaiin apa sih, bikin ngantuk ngeliatnya. Kata-kata yang begitu menusuk pada saat itu. Tetapi kami satu kelas juga sadar bahwa cerita yang sudah dilakukan ini terlalu simple dan kurang greget. Kami menerima masukan sebagai kunci dari perubahan kami. Dalam waktu liburan natal, team script writer dan director merombak ulang alur cerita.
13, 14, 15 Januari 2026
Sebelumnya, team script writer sudah mengirimkan naskah yang baru. Di 3 tanggal ini, kami satu kelas menggunakkan 3 tempat besar untuk latihan (fransis, vhall, dan bangsal). Karena sebelumnya belum latihan secara full naskah baru, di latihan ini kami belum terlalu memikirkan blocking, lighting, dll. Kami baru fokus menetralkan keluar masuknya jalan cerita. Disini kami memulai latihan nyanyi dan nari untuk flashmob
16 Januari 2026
Kami mulai latihan di luar sekolah yaitu di studio milik Keiko. Jaraknya sangat dekat dengan sekolah, beberapa kali setelah pulang sekolah kami langsung ke studio Keiko. Kami mulai mendetailkan akting peran masing-masing, menentukan gestur tubuh. Saya sebagai koordinator makeup juga mulai berkomunikasi untuk peran fisiknya seperti apa. Saya juga berkomunikasi dengan koordinator kostum supaya matching dengan makeupnya.
17 Januari 2026
Disini kami membuat ulang poster dan rekaman trailer. Sebelumnya foto poster hasilnya kurang sesuai dengan rencana, akhirnya kami memutuskan membuat ulang. Kami ambil shoot di dua tempat yaitu Kedung Cowek dan Gudang Studio milik EC. Sebelumnya makeup dulu di rumah Veve yang dekat dengan lokasi pertama yaitu Kedung Cowek. Team makeup standby jam 5 pagi dan mulai makeup. MUA cuman ada 4 orang (There, Celine K, Aline, dan Audrey) PR kami hanya makeup orang kusta (Tea, Viona, Sesil dan Liko). Di drama seharusnya cowok kusta Bradley, namun Bradley ngga bisa ikut foto. Proses shooting dan pemotretan cukup menantang karena Kedung Cowek tempat yang sangat terbuka, banyak ulat, dan banyak orang. Puji Tuhan kami jalanin dengan lancar
25 Januari 2026
Setelah foto dan video, kami melanjutkan latihan beberapa kali di studio keiko. Memulai runthrough dan saya dan sie lain mulai membantu sie perkap dan dekor untuk menyelesaikan properti. Saya sendiri membantu mengecat dan menempel goa yang kami buat. Seru banget, capek iya tapi rasa capeknya hilang setelah ketemu temen-temen.
28 Januari 2026
Latihan di Bangsal dan dinilai oleh guru pengawas. Kami mendapat feedback yang lebih baik dari sebelumnya. Ceritanya sudah lebih bisa dipahami, dancenya cukup lama, dan beberapa masukan ringan lainnya. Saya belajar untuk menerima segala masukan dari guru-guru. Yang kami rasa sudah perfect, ternyata masih butuh dipoles lagi. Saran dari orang lain merupakan jalan menuju kebehasilan.
7 Februari 2026
Di hari ini kami satu kelas latihan di studio vision. Dan aku merasa harus mencoba makeup sekalian karena di drama kami awalnya scene kusta yang bener bener menunjukkan borok dan luka-lukanya. Lalu ada scene perawat yang mengharuskan kustanya sudah kelihatan membaik. Otomatis diperlukan menghapus makeup di antara scene itu, mangkanya saya rasa perlu latihan. Di tanggal ini lah saya dan team MUA memutuskan makeup di sekolah dan actionnya di studio vision.
10 Februari 2026 (Gladi Kotor)
Ga kerasa udah di hari Gladi Kotor. Disini kami hanya diperbolehkan mencoba mic dan lighting saja. Mencobanya juga tanpa dialog. XIIF jadwalnya terakhir sekali, maka waktu tunggu yang panjang kami gunakan untuk latihan hairdo dan makeup non kusta. Team MUA mengajarkan bagaimana cara hairdo dan makeup sesuai dengan peran. Hari esok yaitu glasi bersih kami kedapatan jadwal yang sangat pagi, penampil pertama. Maka besok harus benar-benar memaksimalkan waktu. Mangkanya di GK ini mentargetkan orang yang di luar sie MUA harus bisa hairdo dan makeup sendiri karena di GR MUA hanya fokus di makeup kusta.
11 Februari 2026 (Gladi Bersih)
Kami membagi jadwal datang yaitu 05.15 MUA dan Kusta wajib datang. 05.30 semua pemeran harus sudah datang. Waktu yang sangat pagi karena jam 06.30 harus sudah standby dan mulai drama di jam 07.00. Puji Tuhan berkat koordinasi yang baik di GK kemaren, Persiapan GR terlaksana dengan sempurna. Mulai dari makeup kusta, hairdo, persiapan properti dan kostum sudah beres semua. Saat drama dimulai juga banyak siswa yang nonton sangat tersentuh dengan drama kami. Beberapa guru juga merasa terharu melihat drama kami. Banyak hal positif yang kami dapatkan.
12 Februari 2026
Di tanggal ini bukan jadwal tampil XII F, maka kami diwajibkan menunggu. Tetapi saya sendiri bertugas sebagai MC untuk kelas XII A2. Sebelumnya sudah sempat latihan dengan Bu Ika. Bersama partner saya Hiro, kami berdua sudah beberapa kali latihan dan di revisi oleh Bu Ika. Awalnya agak deg-degkan karena terdapat tamu undangan dari sekolah luar. Namun Puji Tuhan berjalan sesuai dengan latihan. Setelah tugas MC, saya kembali ke kelas. Setelah jam pulang, kami satu kelas ke studio IVY untuk latihan terakhir kalinya. Disini kami nggak hanya latihan, tetapi saling heart to heart satu sama lain. Mengevaluasi dan menentukan jadwal untuk hari-h pagelaran. Beberapa siswa termasuk saya mulai terharu karena akhirnya besok d-day.
13 Februari 2026 (hari-H)
Nggak kerasa tiba tiba sudah hari-h tampil. Walau kami menjadi penampil terakhir, kami tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk pagelaran drama XII-F. Segala jeri payah latihan, properti yang kami buat, kostum yang kami siapkan, dan makeup yang mendukung peran kami tunjukkan di atas panggung. Setelah kami tampil, semua terharu. Saya sendiri sampai nangis terharu karena berhasil menampilkan yang terbaik tanpa kurang sedikitpun. Banyak feedback guru-guru yang sangat puas melihat penampilan kami. Setelah itu para siswa-siswi dan para orangtua berfoto bersama di tangga gedung A dan panggung pocin. Pengalaman berharga ini saya jadikan pelajaran bagi hidup saya. erdasarkan peran yang saya alami dalam persiapan UPRAK ini, saya cukup berkontribusi. Mulai dari diberi kepercayaan untuk menjadi koordinator makeup, saya benar-benar memberikan yang maksimal dan membangun komunikasi yang baik anggota team makeup. Selain itu sebagai MC, opening 4 bahasa, penari dan nyanyi. Hal ini mencerminkan sikap rendah hati. Lalu saya belajar akan nilai menyelamatkan jiwa-jiwa melalui tokoh Gabriel Manek. Beliau berkorban atas dirinya untuk menolong orang orang kusta. Walau beliau dicemooh orang karena menolong orang kusta, kerendahan hati membuatnya tetap peduli terhadap orang kusta.






Leave a Reply